Menyusuri Nuansa Masa Lalu Lewat Produksi Short Movie di Gamplong Studio

Ikom.umsida.ac.id – Salah satu rangkaian kegiatan International Study Excursion (ISE) yang dilaksanakan pada (14/05/26) adalah kunjungan ke Gamplong Studio, lokasi syuting bernuansa klasik yang menjadi tempat produksi vertical short movie dari masing-masing caravan.

Caravan 1 yang mengusung nama Unity in Echoes mendapatkan tema Habibie & Ainun.

Melalui konsep tersebut, tim mencoba mengangkat kisah perjuangan dan dukungan dalam hubungan Habibie dan Ainun dengan sentuhan yang lebih ringan serta dikaitkan dengan branding Program Studi Ilmu Komunikasi (Prodi Ikom).

Dalam alur cerita, perjuangan meraih impian dan dukungan pasangan menjadi inti cerita, meskipun pada akhirnya percakapan mengenai keterima di Prodi Ikom hanya menjadi candaan di akhir cerita.

Novi, salah satu anggota Unity in Echoes, mengungkapkan bahwa suasana di Gamplong Studio memberikan pengalaman yang sangat berkesan sejak pertama kali memasuki area lokasi syuting.

Menurutnya, arsitektur bangunan yang klasik membuat suasana terasa seperti kembali ke masa lalu.

“Waktu pertama masuk, kami langsung takjub karena vibes-nya benar-benar vintage, seperti sedang berada di rumah nenek atau di era lampau,” ujarnya.

Baca juga: Kunjungan Historis ISE 2026: Mahasiswa Ikom Umsida Temukan Jejak Sejarah Muhammadiyah di Kampung Kauman Yogyakarta

Kekompakan Tim Jadi Kunci Produksi
Sumber: Istimewa

Selama proses produksi berlangsung, Unity in Echoes membagi tugas sesuai kemampuan masing-masing anggota.

Ada yang bertugas sebagai konseptor, sutradara, videografer, hingga talent.

Sementara anggota lainnya turut membantu menyiapkan kebutuhan produksi agar proses syuting berjalan lancar.

Novi menjelaskan bahwa kerja sama menjadi hal paling penting selama produksi berlangsung.

Bahkan, anggota caravan yang sebelumnya belum saling mengenal menjadi lebih akrab setelah melewati proses syuting bersama.

“Semua saling bantu dan saling percaya dengan pembagian tugas yang sudah disepakati. Dari situ kami jadi lebih dekat karena sebelumnya ada beberapa yang belum pernah kenal,” katanya.

Meski berjalan menyenangkan, proses produksi juga memiliki tantangan tersendiri.

Karena lokasi syuting merupakan tempat umum, suara pengunjung sering kali masuk ke dalam dialog pemeran sehingga mengganggu proses pengambilan audio.

Selain itu, waktu produksi yang terbatas membuat seluruh tim harus bekerja cepat dan efektif.

Baca juga: Napak Tilas Sejarah Muhammadiyah, Mahasiswa Ikom Umsida Jelajahi Kampung Kauman Yogyakarta

Adegan Paling Berkesan dan Pengalaman yang Tak Terlupakan
Sumber: Istimewa

Dari seluruh rangkaian produksi, Novi mengaku ada satu adegan yang paling membekas bagi tim Unity in Echoes, yaitu ketika karakter Ainun mengatakan bahwa dirinya akan tetap mengikuti Habibie ke mana pun ia pergi.

Adegan tersebut dianggap mampu menggambarkan bentuk dukungan dan kesetiaan yang menjadi inti cerita.

Menurut Novi, Gamplong Studio sangat mendukung proses produksi, terutama untuk konsep film yang mengangkat suasana masa lalu.

Detail bangunan dan nuansa klasik di lokasi menjadi nilai tambah yang membuat visual short movie terasa lebih hidup.

Selain menghasilkan karya, pengalaman selama syuting juga memberikan kesan tersendiri bagi anggota caravan.

Mereka tidak hanya belajar tentang produksi film, tetapi juga belajar bertukar pendapat, bekerja sama, dan saling membantu selama proses pengambilan video berlangsung.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya dituntut kreatif dalam membuat karya visual, tetapi juga belajar membangun komunikasi dan kekompakan tim dalam situasi produksi nyata.

 

Penulis: Putri Mega Safithrih

Berita Terkini

Menunggu Anak Siap Bermedia Sosial: Upaya Melindungi Generasi Digital di Era Algoritma
07/07/2026By
Penutupan IVSC 2026 Tandai Berakhirnya Empat Hari Pembelajaran dan Kolaborasi
04/07/2026By
Kreativitas Konten Digital Antar Mahasiswa Ikom Umsida Juara 1 Reels Competition IVSC 2026
04/07/2026By
Mahasiswa Ikom Umsida Ukir Prestasi di IVSC 2026, Borong Dua Juara di Podcast Competition
04/07/2026By
Angkat Isu Kredibilitas Influencer, Mahasiswa Ikom Umsida Sabet Juara 3 IVSC 2026
04/07/2026By
Dosen Ikom Umsida Ajak Mahasiswa Dalami Peran Media Digital dalam Membentuk Identitas Budaya
01/07/2026By
Digital Cinema Jadi Jembatan Budaya Global, Ini Pesan Pakar Filmologi di IVSC 2026
01/07/2026By
IVSC 2026: Kolaborasi Global Ikom Umsida Perkuat Kompetensi dan Jejaring Internasional
01/07/2026By

Prestasi

Mahasiswa Ikom Umsida Raih Juara 1 AI Generated Video Competition di SILAT APIK PTMA 2026
07/07/2026By
Mahasiswa Ikom Umsida Raih Juara 2 Public Relations Campaign Best Tactics di SILAT APIK 2026
07/07/2026By
Mahasiswa Ikom Umsida Torehkan Prestasi di SILAT APIK 2026 Lewat Karya Fotografi Bertema Multikultur
07/07/2026By
Teliti Pola Komunikasi di IPM, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Umsida Sabet Best Paper ICEMSS 2026
25/05/2026By
Mahasiswa Ikom Umsida Raih Best Paper Lewat Kajian Pengaruh Live Streaming TikTok
21/05/2026By
Cerita AU Romantis Jadi Inspirasi Riset Berprestasi Mahasiswa Umsida
21/05/2026By
Mardi Lukas, Driver Delta EV: Mengemudi Menuju Prestasi di Shell Eco-Marathon Qatar 2026
06/02/2026By
Fikri Sabet Perunggu UPSCC III 2025, Maba Ikom Umsida Siap Naik Level
02/01/2026By

Nur Maghfirah A., M.Med.Kom

Nama:

Tanggal Lahir

Scholar:

OJS:

Scopus:

 

This will close in 20 seconds