Kunjungan Historis ISE 2026: Mahasiswa Ikom Umsida Temukan Jejak Sejarah Muhammadiyah di Kampung Kauman Yogyakarta

Ikom.umsida.ac.id. – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Ikom Umsida) menggelar kunjungan napak tilas ke Kampung Kauman, Yogyakarta, pada Kamis, 15 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian International Study Excursion (ISE) 2026 yang dihadiri oleh Prodi Ikom Umsida.

Dipandu oleh seorang pemandu wisata berpengalaman, para pelajar menelusuri berbagai situs sejarah yang erat hubungannya dengan kelahiran dan perkembangan Organisasi Muhammadiyah.

Dari Pagongan hingga Filosofi Pohon Sawo Kecil

Perjalanan dimulai dari area sekitar Masjid Gede Kauman, di mana pemandu memperkenalkan berbagai bangunan bersejarah kepada rombongan. Para pelajar diajak mengenal bangunan pagongan, yakni tempat penyimpanan gamelan yang terletak di sisi kiri dan kanan masjid. Gamelan di sisi selatan dikenal dengan nama Kiai Nogo Wilongo, sementara di sisi utara bernama Kiai Guntur Madu.

Deretan pohon sawo kecil yang tumbuh berjajar di area masjid memiliki makna filosofis tersendiri. Pohon-pohon tersebut ditanam sejajar sebagai simbol perilaku baik dan kelurusan niat, menggambarkan bahwa setiap orang yang ingin memasuki masjid untuk beribadah perlu berhati-hati dan berbuat terlebih dahulu.

Baca juga: Mahasiswa Ikom Umsida Pelajari Eksistensi Bakpia Pathok 25 di Tengah Tren Kuliner Modern

Sumber: Istimewa

Rombongan kemudian mengunjungi bekas kantor Muhammadiyah yang kini telah berevolusi menjadi Kawedanan Pengulon, yakni kantor penyelenggaraan adat dan upacara Keraton Yogyakarta.

Di menarik para pelajar mendapat penjelasan bahwa KH. Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, telah menjadi imam besar Masjid Gede Kauman di usia 15 tahun dan khatib Jumat pertama kali pada usia 18 tahun.

Mahasiswa Ikom Umsida menggelar kunjungan napak tilas ke Kampung Kauman, Yogyakarta, pada Kamis, 15 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian ISE 2026 yang diselenggarakan oleh Prodi Ilmu Komunikasi Umsida.

Dipandu oleh seorang pemandu wisata berpengalaman, para pelajar menelusuri berbagai situs sejarah yang erat hubungannya dengan kelahiran dan perkembangan Organisasi Muhammadiyah.

Langgar, Sekolah Pertama, hingga Makam Para Pahlawan
Sumber: Istimewa

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju langgar milik KH. Ahmad Dahlan, tempat bersejarah yang menjadi saksi lahirnya pendidikan Islam modern di Indonesia. Pada tahun 1898, langgar tersebut sempat dibakar, namun KH. Ahmad Dahlan tetap bertahan dan membangunnya kembali menjadi bangunan berlantai dua.

Bagian lantai dasar difungsikan sebagai ruang kelas dan ruang guru yang kelak berkembang menjadi Sekolah Standar Muhammadiyah, cikal bakal jaringan pendidikan Muhammadiyah hingga tingkat perguruan tinggi saat ini.

Lihat juga: ICEMSS 2026, Ikom Umsida Perkuat Jejaring Akademik Global Bersama Mitra Internasional

Mahasiswa juga mengunjungi Mushola Aisyiyah, musala khusus perempuan pertama di dunia yang berdiri di atas tanah wakaf sahabat KH. Ahmad Dahlan.

Kunjungan ditutup di area pemakaman Kampung Kauman, tempat pemakamannya Nyai Ahmad Dahlan beserta tiga pahlawan dari Monumen Fisabilillah, yaitu Muwardani, Abu Bakar Ali, dan Ahmad Dahlan yakni cucu dari KH. Ahmad Dahlan yang gugur dalam pertempuran melucuti senjata penjajah Jepang pada tahun 1945 -1949.

Kegiatan napak tilas ini memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa dalam memahami secara langsung akar sejarah Muhammadiyah yang terpatri kuat di Kampung Kauman, Yogyakarta.

Penulis: Putri Mega Safithrih

Berita Terkini

Mahasiswa Ikom Umsida Pelajari Eksistensi Bakpia Pathok 25 di Tengah Tren Kuliner Modern
14/05/2026By
Unity Challenge Hadirkan Suasana Hangat dan Kolaboratif bagi Peserta ISE 2026
14/05/2026By
Workshop on the Grass 2026 Jadi Sarana Mahasiswa Ikom Umsida Kembangkan Wawasan Global Bersama Pemateri Internasional
13/05/2026By
ICMESS 2026 Perkuat Jejaring Global Ikom Umsida, Gandeng Empat Institusi Internasional
13/05/2026By
Mahasiswa Ikom Umsida Turut Ramaikan Layar Paska 5, Communication Cinema Tampilkan Film “Tokek”
12/05/2026By
Nobar Hasil Projek PAVM, Mahasiswa Ikom Tampilkan Program Acara Layaknya Televisi
09/05/2026By
Saat TikTok Jadi Ruang Bicara: Microfeminism dan Suara Perempuan Gen Z
06/05/2026By
Mahasiswa Ikom Umsida Survei Proyek di Desa Wonosunyo Pasuruan dalam Implementasi Mata Kuliah Kewirausahaan
05/05/2026By

Prestasi

Mardi Lukas, Driver Delta EV: Mengemudi Menuju Prestasi di Shell Eco-Marathon Qatar 2026
06/02/2026By
Fikri Sabet Perunggu UPSCC III 2025, Maba Ikom Umsida Siap Naik Level
02/01/2026By
Taklukkan Ketegangan Arena, Cinthya Ukir Prestasi di KBPP Polri Jatim Cup 3
22/12/2025By
Mahasiswi Ilmu Komunikasi Umsida Harumkan Indonesia di Kejuaraan Dunia Arung Jeram
20/12/2025By
Mengubah Takdir dengan Pendidikan: Perjalanan Inspiratif Azzam di Wisuda Ke-46 Umsida
20/11/2025By
Bercerita Lewat Visual: Mahasiswa Umsida Sabet Juara 3 Videografi Nasional
30/10/2025By
Mahasiswa Ikom Umsida Raih Juara 2 di AEF 2025, Fotografi Human Interest Jadi Sorotan
06/03/2025By
Sempat Vakum 2 tahun, Cinthya Sabet Juara 2 Taekwondo Bela Negara Cup
04/03/2025By

Nur Maghfirah A., M.Med.Kom

Nama:

Tanggal Lahir

Scholar:

OJS:

Scopus:

 

This will close in 20 seconds