Persiapkan Skill di Dunia Kerja, Ikom Laksanakan Sertifikasi Skema Penyiar

Hari ini (01/10), Prodi Ilmu Komunikasi UMSIDA melaksanakan uji kompetensi sertifikasi skema penyiar. Ujikom ini dilaksanakan di dua tempat yaitu di laboratorium PR dan laboratorium TV sejak pukul 08.00 – 17.00 WIB. Lab. PR digunakan untuk uji tulis dan lab. TV untuk uji praktek yang juga dibagi menjadi dua bagian.

Sertifikasi yang diikuti oleh 25 mahasiswa Ilmu Komunikasi ini melakukan uji tulis di lab. PR pada pagi hari. Setelah itu mereka berpindah ke laboratorium TV untuk melakukan uji praktek. Di dalam lab. TV, peserta mengikuti tes sebagai penyiar TV atau news anchor (di studio) yang menyiarkan dua jenis berita yaitu hard news dan soft news. Setelah itu, peserta sertifikasi mengikuti tes live report atau tes sebagai reporter lapangan dimana mereka mencari berita sendiri yang kemudian diimprovisasi saat tes berlangsung.

Salah satu asesor skema penyiar ini yang sekaligus seorang produser salah satu program di TVRI Jatim yaitu bapak Iwan Tuwanakotta berkata bahwa ada beberapa kriteria yang kami uji seperti performa peserta saat membacakan berita dan live report, gesture saat membawakan berita, artikulasi, aksentuasi, irama, dan intonasi saat membacakan berita, serta penampilan yang baik.

“Komposisi dalam uji kompetensi ini yaitu 20% dari tes tulis dan 80% dari tes praktek karena pekerjaan di dunia broadcasting lebih dominan ke ranah praktek. Dan para peserta hari ini bisa dibilang cukup baik dalam tingkatan uji kompetensi untuk mahasiswa”. Tutur pak Iwan.

Selain persiapan secara teori untuk ujikom ini, peserta juga perlu mempersiapkan mental dan mindset mereka agar bisa berbicara seperti biasa di depan kamera, “Jadi bagaimana kita memperlakukan kamera yang merupakan benda mati itu, seolah-olah adalah benda hidup karena dengan begitu penonton dapat merasa bahwa presenter berbicara dengan mereka. Itulah yang perlu ditanamkan di mindset seorang penyiar”. 

Menurut pak Iwan, memang tes yang lebih menguji mental dan kemampuan yaitu saat melakukan live report karena sebagai reporter, harus bisa membaca keadaan, mendeskripsikan keadaan kepada publik secara padat dan jelas, dan juga improvisasi yang baik.

(Romadhona S.)

Leave a Reply

Berita Terkini

Kolaborasi Lintas Universitas Antar Mahasiswa Ikom Umsida Raih Juara 2 Short Semi Documentary di SILAT APIK PTMA 2026
13/07/2026By
Mahasiswa Ikom Umsida Raih Juara 2 Best Innovation AI Generated Poster di SILAT APIK PTMA 2026
13/07/2026By
Menunggu Anak Siap Bermedia Sosial: Upaya Melindungi Generasi Digital di Era Algoritma
07/07/2026By
Penutupan IVSC 2026 Tandai Berakhirnya Empat Hari Pembelajaran dan Kolaborasi
04/07/2026By
Kreativitas Konten Digital Antar Mahasiswa Ikom Umsida Juara 1 Reels Competition IVSC 2026
04/07/2026By
Mahasiswa Ikom Umsida Ukir Prestasi di IVSC 2026, Borong Dua Juara di Podcast Competition
04/07/2026By
Angkat Isu Kredibilitas Influencer, Mahasiswa Ikom Umsida Sabet Juara 3 IVSC 2026
04/07/2026By
Dosen Ikom Umsida Ajak Mahasiswa Dalami Peran Media Digital dalam Membentuk Identitas Budaya
01/07/2026By

Prestasi

Kolaborasi Lintas Universitas Antar Mahasiswa Ikom Umsida Raih Juara 2 Short Semi Documentary di SILAT APIK PTMA 2026
13/07/2026By
Mahasiswa Ikom Umsida Raih Juara 2 Best Innovation AI Generated Poster di SILAT APIK PTMA 2026
13/07/2026By
Mahasiswa Ikom Umsida Raih Juara 1 AI Generated Video Competition di SILAT APIK PTMA 2026
07/07/2026By
Mahasiswa Ikom Umsida Raih Juara 2 Public Relations Campaign Best Tactics di SILAT APIK 2026
07/07/2026By
Mahasiswa Ikom Umsida Torehkan Prestasi di SILAT APIK 2026 Lewat Karya Fotografi Bertema Multikultur
07/07/2026By
Teliti Pola Komunikasi di IPM, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Umsida Sabet Best Paper ICEMSS 2026
25/05/2026By
Mahasiswa Ikom Umsida Raih Best Paper Lewat Kajian Pengaruh Live Streaming TikTok
21/05/2026By
Cerita AU Romantis Jadi Inspirasi Riset Berprestasi Mahasiswa Umsida
21/05/2026By

Nur Maghfirah A., M.Med.Kom

Nama:

Tanggal Lahir

Scholar:

OJS:

Scopus:

 

This will close in 20 seconds