Mahasiswa Ikom Umsida Raih Juara 2 Best Innovation AI Generated Poster di SILAT APIK PTMA 2026

Ikom.umsida.ac.id . – Prestasi kembali ditorehkan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo ( Ikom Umsida) dalam ajang SILAT APIK PTMA 2026. Moch. Erfan Fauzan Firdaus berhasil meraih Juara 2 pada kategori Best Innovation cabang lomba AI Generated Poster, menunjukkan kemampuan mahasiswa Ikom Umsida dalam memadukan kreativitas desain dengan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence ).

Kompetisi tersebut menjadi ajang bagi mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) untuk menghadirkan karya inovatif berbasis AI.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, Erfan berhasil membuktikan bahwa AI bukan sekadar alat, tetapi media yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan karya visual yang kreatif dan bernilai.

Prestasi yang Membanggakan

Keberhasilan Juara meraih 2 menjadi pengalaman yang membahagiakan bagi Erfan. Baginya, kesempatan untuk mengikuti kompetisi sekaligus membawa pulang prestasi merupakan pencapaian yang patut disyukuri.

“Alhamdulillah, sangat senang bisa berpartisipasi dan meraih prestasi tersebut,” ungkapnya.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa keberanian mencoba hal baru dapat membuka peluang untuk berkembang sekaligus mengharumkan nama Program Studi Ikom Umsida di tingkat nasional.

Baca juga: Elok Fatikah Persembahkan Medali Perak Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Surabaya

AI Tetap Membutuhkan Kreativitas
Sumber: Istimewa

Di balik karya yang berhasil meraih penghargaan, Erfan mengaku melakukan persiapan dengan mempelajari desain secara lebih mendalam. Menurutnya, kompetisi AI Generated Poster tidak hanya menuntut kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga pemahaman mengenai prinsip-prinsip desain visual.

Selain itu, ia juga berlatih menyusun prompt atau deskripsi yang detail agar kecerdasan buatan mampu menghasilkan visual sesuai dengan konsep yang diinginkan.

“Persiapan utama saya adalah mempelajari desain secara detail dan mempersiapkan bagaimana cara mendeskripsikan sebuah desain poster dengan sangat detail,” jelasnya.

Bagi Erfan, kemampuan menyusun prompt yang tepat merupakan salah satu faktor penting dalam memaksimalkan potensi AI sebagai alat bantu berkarya.

Lihat juga:  Mahasiswa Ikom Umsida Raih Juara 1 AI Generated Video Competition di SILAT APIK PTMA 2026

Diuji Kerusakan Perangkat

Di balik keberhasilannya, Erfan sempat menghadapi tantangan yang cukup menegangkan. Tepat pada hari terakhir pengumpulan karya, perangkat yang digunakannya mengalami kerusakan.

Kondisi tersebut tentu menjadi ujian tersendiri karena seluruh proses penyelesaian karya harus dilakukan dalam waktu yang terbatas. Meski begitu, ia berusaha tetap tenang dan mencari solusi agar hasil karyanya tetap dapat diselesaikan sesuai batas waktu yang telah ditentukan.

Pengalaman tersebut mengajarkannya untuk selalu siap menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama proses berkarya.

Belajar Memahami AI

Kompetisi berikutnya ini membuat Erfan menyadari bahwa menghasilkan karya melalui AI tidak seperti yang dibayangkan banyak orang. Menurutnya, meskipun teknologi memungkinkan seseorang membuat desain hanya melalui tulisan, kualitas hasil tetap bergantung pada kemampuan penggunanya.

Ia menilai pemahaman mengenai desain, komposisi visual, serta kemampuan menyusun *prompt* yang tepat menjadi sangat penting agar AI dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Pengalaman tersebut semakin memperkuat keyakinannya bahwa perkembangan teknologi harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan dan kreativitas manusia sebagai penggunanya.

Terus Belajar dan Berani Mencoba

Menutup wawancara, Erfan mengajak mahasiswa Ikom Umsida agar tidak takut mempelajari hal-hal baru, termasuk perkembangan teknologi yang terus berubah. Menurutnya, setiap pengalaman akan menjadi sangat berharga untuk menghadapi tantangan di masa depan.

“Teruslah belajar dan mencoba hal-hal yang belum pernah kalian lakukan, karena sekecil apa pun pengalaman pasti menjadi bekal yang sangat berharga untuk menghadapi segala macam tantangan yang ada di kemudian hari,” pesannya.

Prestasi yang diraih Moch. Erfan Fauzan Firdaus dalam kategori Best Innovation AI Generated Poster pada SILAT APIK PTMA 2026 menjadi bukti bahwa kreativitas, kemampuan desain, dan pemanfaatan teknologi dapat berjalan beriringan.

Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa Ikom Umsida untuk terus berinovasi, mengembangkan kompetensi digital, dan berani menghasilkan karya yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Penulis: Salwa Rizky Awalya

Berita Terkini

Seminar CSFC 2026 Bekali Pelajar Ciptakan Film Pendek Bertema Literasi Media dan Anti-Hoaks
29/07/2026By
Communication Short Film Competition 2026 Dorong Generasi Muda Lawan Hoaks Lewat Karya Film
29/07/2026By
Personal Branding di Media Sosial: Investasi Karier yang Dimulai Sejak Bangku Kuliah
26/07/2026By
From Vision to Impact: Workshop dan Nobar Hasil UAS Mahasiswa Ikom Umsida Tampilkan Karya Company Profile Terbaik
17/07/2026By
Rekrutmen Aslab Ilmu Komunikasi Umsida Jaring Mahasiswa Berpotensi
16/07/2026By
Kolaborasi Lintas Universitas Antar Mahasiswa Ikom Umsida Raih Juara 2 Short Semi Documentary di SILAT APIK PTMA 2026
13/07/2026By
Menunggu Anak Siap Bermedia Sosial: Upaya Melindungi Generasi Digital di Era Algoritma
07/07/2026By
Penutupan IVSC 2026 Tandai Berakhirnya Empat Hari Pembelajaran dan Kolaborasi
04/07/2026By

Prestasi

Monolog Storytelling Jadi Ciri Khas Rahmat Hidayat Sebarkan Edukasi Lewat Karya Audio Visual
20/07/2026By
Berawal dari Gagal, Rahmat Hidayat Kini Kantongi 20 Prestasi Videografi Tingkat Nasional
19/07/2026By
Kolaborasi Lintas Universitas Antar Mahasiswa Ikom Umsida Raih Juara 2 Short Semi Documentary di SILAT APIK PTMA 2026
13/07/2026By
Mahasiswa Ikom Umsida Raih Juara 1 AI Generated Video Competition di SILAT APIK PTMA 2026
07/07/2026By
Mahasiswa Ikom Umsida Raih Juara 2 Public Relations Campaign Best Tactics di SILAT APIK 2026
07/07/2026By
Mahasiswa Ikom Umsida Torehkan Prestasi di SILAT APIK 2026 Lewat Karya Fotografi Bertema Multikultur
07/07/2026By
Teliti Pola Komunikasi di IPM, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Umsida Sabet Best Paper ICEMSS 2026
25/05/2026By
Mahasiswa Ikom Umsida Raih Best Paper Lewat Kajian Pengaruh Live Streaming TikTok
21/05/2026By

Nur Maghfirah A., M.Med.Kom

Nama:

Tanggal Lahir

Scholar:

OJS:

Scopus:

 

This will close in 20 seconds