Ikom.umsida.ac.id – Perbedaan latar belakang organisasi bukan menjadi penghalang bagi perguruan tinggi untuk memperluas jangkauan pendidikan.
Hal tersebut tercermin melalui kegiatan promosi pendidikan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) yang melibatkan Program Studi Ilmu Komunikasi (Ikom) dalam memperkenalkan dunia perkuliahan kepada siswa SMA Maarif NU Pandaan, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan yang bekerja sama dengan tim Admisi Umsida ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan berbagai program studi sekaligus membuka wawasan siswa mengenai pilihan pendidikan tinggi.
Menariknya, promosi tersebut juga menjangkau sekolah dengan latar belakang organisasi Nahdlatul Ulama (NU), menunjukkan bahwa informasi dan kesempatan pendidikan dapat disampaikan kepada seluruh kalangan tanpa dibatasi perbedaan organisasi maupun keagamaan.
Keterbukaan ini sejalan dengan keberagaman mahasiswa yang menempuh pendidikan di Umsida.
Melalui kegiatan tersebut, Ikom turut mengambil peran dalam memperkenalkan potensi bidang komunikasi kepada generasi muda, khususnya siswa yang tengah mempersiapkan pilihan pendidikan setelah lulus sekolah.
Baca juga: Bagi Waktu Kuliah dan Bekerja, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Umsida Juara Nasional
Menjangkau Siswa dari Berbagai Latar Belakang

Perwakilan Admisi Umsida, Aviv, menjelaskan bahwa keberagaman latar belakang mahasiswa menjadi salah satu gambaran keterbukaan Umsida dalam memberikan kesempatan pendidikan.
Menurutnya, sekitar 75 persen mahasiswa yang mendaftar berasal dari kalangan non-Muhammadiyah, termasuk NU dan organisasi lainnya.
“Pada tahun ini, mahasiswa baru Umsida berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sabang sampai Merauke. Latar belakangnya pun beragam, mulai dari non-Muslim, Muhammadiyah, NU, dan organisasi lainnya,” ungkap Aviv.
Ia menambahkan, kegiatan promosi pendidikan merupakan salah satu bentuk kerja sama antara tim Admisi Umsida dengan sekolah-sekolah. Saat ini, kerja sama tersebut telah menjangkau sekitar 675 sekolah, termasuk sejumlah sekolah yang berada di lingkungan NU.
Menurut Aviv, keterlibatan sekolah-sekolah tersebut turut membuka peluang bagi siswa untuk memperoleh informasi mengenai pendidikan tinggi dan melanjutkan studi di Umsida.
“Ini menjadi salah satu bentuk komitmen kami untuk menyebarkan informasi tentang Umsida kepada siswa dan siswi kelas XII, baik dari kalangan Muhammadiyah maupun non-Muhammadiyah,” tambahnya.
Baca juga: Resmi Dilantik, BEM FBHIS Umsida Siap Perjuangkan Aspirasi dan Kepentingan Mahasiswa
Ikom Perkenalkan Peluang Karier di Era Digital

Tidak hanya memperkenalkan nama program studi, Asisten Laboratorium (Aslab) Ikom Umsida, Nagata, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengenalkan dunia komunikasi secara lebih dekat kepada siswa dari berbagai latar belakang.
Menurutnya, Ilmu Komunikasi memiliki cakupan pembelajaran dan peluang karier yang luas.
Bidang ini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berbicara, tetapi juga mencakup keterampilan jurnalistik, public relations, pengelolaan media sosial, hingga produksi konten digital.
“Kami ingin menunjukkan bahwa Ilmu Komunikasi terbuka bagi siapa saja, sekaligus mengenalkan beragam peluang karier setelah lulus, mulai dari jurnalistik, public relations, social media specialist, hingga content creator,” jelas Nagata.
Ia juga memperkenalkan sejumlah mata kuliah yang menarik dan relevan dengan perkembangan zaman serta dekat dengan kehidupan generasi muda.
Melalui pengenalan tersebut, siswa diharapkan dapat memahami bahwa perkuliahan Ikom tidak hanya berfokus pada teori komunikasi, tetapi juga memberikan ruang untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan praktis.
Keterlibatan Ikom dalam kegiatan promosi ini menjadi salah satu upaya mendekatkan dunia pendidikan tinggi dengan generasi muda.
Melalui interaksi langsung bersama siswa, Ikom Umsida berharap semakin banyak calon mahasiswa yang mengenal luasnya bidang komunikasi serta melihat peluang untuk mengembangkan potensi diri di era digital.
Penulis: Putri Mega Safithrih

















