Ikom.umsida.ac.id – Mahasiswa magang di New Idea Indonesia mempelajari keterampilan mengisi acara dalam program yang berlangsung di sekolah dasar sebagai bagian dari pengembangan kemampuan komunikasi dan pengalaman kerja profesional.
Melalui keterlibatan dalam kegiatan tersebut, mahasiswa belajar memahami alur acara, membangun interaksi dengan peserta, serta menyampaikan informasi secara menarik dan komunikatif.
Baca juga: Mahasiswa Ikom Umsida Terlibat dalam Dokumentasi dan Publikasi Pelatihan Foodpreneur Gen Z
Mengembangkan Kemampuan Komunikasi
Kegiatan magang di New Idea Indonesia memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal dunia kerja secara langsung, khususnya dalam pelaksanaan program dan pengisian acara.
Pengalaman ini menjadi sarana pembelajaran untuk memahami bagaimana sebuah kegiatan dipersiapkan dan dijalankan agar berlangsung terarah serta sesuai dengan tujuan program.
Salah satu keterampilan yang dipelajari selama magang adalah mengisi acara di lingkungan sekolah dasar. Keterampilan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga mencakup cara menyampaikan informasi, membangun interaksi, dan menjaga suasana kegiatan agar tetap kondusif.
Dalam program yang melibatkan siswa sekolah dasar, komunikasi menjadi aspek penting karena penyampaian informasi perlu disesuaikan dengan karakteristik peserta.
Penggunaan bahasa yang sederhana, ekspresi yang komunikatif, serta pendekatan yang interaktif dapat membantu menciptakan suasana kegiatan yang lebih menarik.
Nicho Prasetya, mahasiswa yang menjalani magang di New Idea Indonesia, mengungkapkan bahwa pengalaman tersebut memberikan pembelajaran baru dalam mengembangkan keterampilan komunikasi dan kepercayaan diri.
“Selama menjalani magang di New Idea Indonesia, saya mendapatkan pengalaman baru, terutama dalam mempelajari cara mengisi acara pada program yang berlangsung di sekolah dasar,” ujar Nicho.
“Dari pengalaman ini, saya belajar bagaimana membangun komunikasi dengan peserta, meningkatkan rasa percaya diri, serta menyesuaikan cara penyampaian agar kegiatan berjalan menarik dan interaktif,” tutupnya.
Belajar Mengelola Jalannya Acara

Pengalaman mengikuti program di sekolah dasar juga memberikan gambaran mengenai peran pengisi acara dalam mendukung kelancaran kegiatan.
Pengisi acara perlu memahami susunan kegiatan, menyampaikan arahan dengan jelas, serta menjaga komunikasi dengan peserta selama program berlangsung.
Selain itu, mahasiswa belajar bahwa kemampuan berbicara di depan umum perlu didukung dengan persiapan dan pemahaman terhadap tujuan acara.
Penguasaan materi, pemilihan kata, intonasi suara, dan kemampuan menyesuaikan diri dengan situasi menjadi bagian penting dalam proses pengisian acara.
Menurut Nicho, pengalaman tersebut tidak hanya mengajarkan teknik berbicara di depan umum, tetapi juga pentingnya membangun interaksi dengan peserta.
“Pengalaman magang ini mengajarkan saya bahwa mengisi acara bukan hanya tentang berbicara di depan banyak orang, tetapi juga bagaimana membangun interaksi dan menjaga suasana kegiatan agar tetap menarik,” kata Nicho.
Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa dapat memahami bahwa keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya bergantung pada susunan acara, tetapi juga pada komunikasi yang efektif dan kerja sama tim.
Kemampuan beradaptasi dengan kondisi di lapangan turut menjadi bekal penting dalam menghadapi berbagai situasi selama pelaksanaan program.
Baca juga: Tuntaskan Jenjang Pendidikan Strata 1, Mahasiswa Manajemen Umsida Pilih Wariskan Kebaikan
Menambah Pengalaman Profesional
Magang di New Media Indonesia menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik di lapangan.
Keterlibatan dalam kegiatan pengisian acara memberikan pengalaman langsung dalam mengembangkan keterampilan komunikasi, koordinasi, dan pengelolaan kegiatan.
Pengalaman tersebut juga menjadi proses pembelajaran untuk membangun sikap profesional, meningkatkan kepercayaan diri, serta memahami tanggung jawab dalam pelaksanaan sebuah program.
Keterampilan tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa ketika menghadapi dunia kerja yang membutuhkan kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama.
Melalui kegiatan magang ini, mahasiswa diharapkan dapat terus mengembangkan kompetensi dan memperluas pengalaman profesional.
Pembelajaran dari program yang berlangsung di sekolah dasar menjadi salah satu pengalaman berharga dalam memahami praktik komunikasi dan pengelolaan acara di lingkungan kerja.
Penulis: Nicho Prasetya
Penyunting: Airin Zhafirah Rahmah

















