Ikom.Umsida.ac.id. – Mata kuliah Produksi Audio Visual dan Multimedia Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Ikom Umsida) menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda melalui praktik di luar kelas. Pada proyek akhir mata kuliah ini, mahasiswa ditugaskan membuat company profile berbagai program studi yang ada di lingkungan UMSIDA. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya menerapkan teori yang dipelajari selama perkuliahan, tetapi juga merasakan secara langsung proses produksi konten audio visual mulai dari tahap perencanaan hingga pascaproduksi.
Setiap kelompok memperoleh penugasan pada program studi yang berbeda. Mereka melakukan observasi, menyusun konsep, mengambil gambar, merekam wawancara, hingga melakukan proses penyuntingan video agar menghasilkan company profile yang informatif sekaligus menarik.
Proyek ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan teknis maupun kreativitas dalam menyampaikan identitas dan keunggulan setiap program studi.
Baca juga: Mahasiswa Ikom Umsida Angkat Jejak Proyek Akulturasi Budaya Gunung Kawi Lewat Fotografi
Belajar Produksi Audio Visual Secara Langsung

Salah satu kelompok mendapatkan kesempatan untuk memproduksi company profile Program Studi Magister Inovasi Sistem dan Informasi (MIST).
Selama proses produksi, mahasiswa berinteraksi langsung dengan pihak program studi untuk menggali informasi sekaligus menentukan konsep visual yang sesuai dengan karakter MIST.
Proses pengambilan gambar dilakukan di berbagai lokasi yang merepresentasikan aktivitas akademik, fasilitas, serta lingkungan pembelajaran program studi.
Mahasiswa juga dituntut mampu menyesuaikan pengambilan gambar dengan kondisi pencahayaan, komposisi, hingga kualitas suara agar hasil video memiliki standar produksi yang baik.
Baca juga: Visiting Lecturer di USIM, Dosen Ikom Umsida Bahas Pentingnya Memahami Diri melalui Komunikasi
Mengasah Kemampuan Teknis dan Kerja Sama Tim

Melalui proyek tersebut, mahasiswa merasakan bahwa praktik di lapangan memberikan pengalaman yang tidak dapat diperoleh hanya melalui pembelajaran di dalam kelas.
Berbagai tantangan, seperti menentukan sudut pengambilan gambar, mengatur pencahayaan, serta menjaga kualitas audio, menjadi proses belajar yang memperkaya kemampuan mereka dalam bidang produksi multimedia.
Wana salah satu anggota kelompok mengungkapkan bahwa proyek ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai proses produksi audio visual.
“Proyek ini membuat kami jauh lebih paham bagaimana cara mendapatkan hasil audio visual yang terbaik. Kami belajar bahwa menghasilkan video yang berkualitas tidak hanya bergantung pada kamera yang digunakan, tetapi juga bagaimana mengatur komposisi gambar, pencahayaan, kualitas audio, hingga membangun komunikasi yang baik dengan seluruh anggota tim.” Ungkapnya.
Melalui praktik di luar kelas ini, mahasiswa tidak hanya menghasilkan karya berupa company profile, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata yang memperkuat kompetensi mereka sebagai calon praktisi komunikasi.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menghadapi kebutuhan industri kreatif yang menuntut kemampuan teknis, kreativitas, serta kerja sama tim secara profesional.
Penulis: Airin Zhafirah Rahmah
















