Pasar Kampung Samiler 2026 Jadi Bukti Keberanian Mahasiswa Ikom Umsida Berkarya untuk Masyarakat

Ikom.umsida.ac.id – Kesuksesan penyelenggaraan Pasar Kampung Samiler 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi bagi pelaku UMKM Desa Wonosunyo, tetapi juga menjadi bukti nyata kemampuan mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan.

Kegiatan yang digelar oleh mahasiswa Semester 6 Program Studi Ilmu Komunikasi (Ikom) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) ini merupakan luaran dari mata kuliah Kewirausahaan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan UMKM lokal.

Melalui konsep pasar rakyat yang dipadukan dengan promosi produk UMKM dan hiburan budaya lokal, mahasiswa berhasil menghadirkan ruang interaksi antara masyarakat, pelaku usaha, dan akademisi.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk pimpinan program studi dan dosen pengampu mata kuliah.

Baca juga: Kuliner Tradisional dan Seni Patrol Jadi Magnet, Pasar Kampung Samiler 2026 Diserbu Pengunjung

Wajah Mahasiswa Ikom yang Berani Mencoba dan Berkarya
Sumber: Istimewa

Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi UMSIDA, Nur Aini Shofiya Asy’ari M I Kom, menyampaikan apresiasinya terhadap kreativitas dan keberanian mahasiswa dalam menghadirkan konsep kegiatan yang berbeda dari biasanya.

Menurutnya, Pasar Kampung Samiler menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam membantu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Event ini luar biasa dan saya sangat mengapresiasi karena mahasiswa mampu membuat kegiatan yang tidak biasa. Melalui kegiatan ini mereka mengakomodasi UMKM untuk menghidupkan ekonomi masyarakat di wilayah Wonosunyo,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai kegiatan tersebut mencerminkan karakter mahasiswa Ilmu Komunikasi UMSIDA yang adaptif, berani mengambil tantangan, dan mampu menghasilkan karya yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Tidak hanya sukses dalam pelaksanaan kegiatan, mahasiswa juga dituntut untuk menghasilkan publikasi akademik sebagai bentuk pertanggungjawaban ilmiah dari proyek yang telah dijalankan.

Menurutnya, keberhasilan Pasar Kampung Samiler menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kemampuan untuk mengelola program berbasis masyarakat secara mandiri.

Ia berharap kegiatan serupa tidak hanya berhenti di Desa Wonosunyo, tetapi dapat direplikasi di berbagai daerah lain yang memiliki potensi UMKM untuk dikembangkan.

Beliau juga berharap program tersebut dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.

Baginya, Pasar Kampung Samiler dapat menjadi inspirasi bagi angkatan berikutnya maupun dosen lain untuk menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Baca juga: Empocare Hasil Inovasi Minuman Herbal Mahasiswa Umsida Lolos P2MW 2026, Usung Konsep Ramah Lingkungan

Menjadi Bekal Mahasiswa dalam Memberdayakan UMKM
Sumber: Istimewa

Senada dengan hal tersebut, dosen pengampu mata kuliah Kewirausahaan, Kukuh Sinduwiatmo M Si, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa dalam memahami proses pemberdayaan masyarakat melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurutnya, sasaran utama kegiatan ini adalah masyarakat. Melalui Pasar Kampung Samiler, mahasiswa diajak untuk terlibat secara langsung dalam mengenali potensi usaha warga sekaligus membantu memperkenalkan produk mereka kepada khalayak yang lebih luas.

“Kami ingin mahasiswa belajar bagaimana memberdayakan masyarakat melalui pasar rakyat ini. Mereka mengajak warga dengan usaha yang dimiliki agar UMKM di sini semakin dikenal,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pengalaman yang diperoleh selama proses perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan menjadi modal penting bagi mahasiswa ketika terjun ke masyarakat di masa mendatang.

Selain memahami strategi pengembangan UMKM, mahasiswa juga belajar mengenali karakteristik dan pola perilaku masyarakat dalam menjalankan program berbasis komunitas.

Kukuh berharap nilai-nilai yang diperoleh dari kegiatan ini tidak berhenti sebagai pemenuhan tugas perkuliahan semata. Lebih dari itu, pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal yang terus dibawa mahasiswa setelah lulus untuk berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat.

Melalui Pasar Kampung Samiler, mahasiswa tidak hanya belajar tentang kewirausahaan, tetapi juga memahami pentingnya kolaborasi, kepedulian sosial, dan pengembangan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Penulis: Putri Mega Safithrih

Berita Terkini

Kuliner Tradisional dan Seni Patrol Jadi Magnet, Pasar Kampung Samiler 2026 Diserbu Pengunjung
15/06/2026By
Pasar Kampung Samiler Resmi Dibuka, Mahasiswa Ikom Umsida Dorong Pemberdayaan UMKM Desa Wonosunyo
15/06/2026By
Mahasiswa Asah Kreativitas Melalui Praktik Produksi Podcast
11/06/2026By
Perempuan Kuasai Media Sosial, Dari Koneksi Hingga Suara yang Makin Kuat
04/06/2026By
Teliti Pola Komunikasi di IPM, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Umsida Sabet Best Paper ICEMSS 2026
25/05/2026By
Mahasiswa Ikom Umsida Raih Best Paper Lewat Kajian Pengaruh Live Streaming TikTok
21/05/2026By
Cerita AU Romantis Jadi Inspirasi Riset Berprestasi Mahasiswa Umsida
21/05/2026By
Gelar Seminar Reformasi Polri Mahasiswa Diajak Memahami Penegakan Hukum di Era Digital
21/05/2026By

Prestasi

Teliti Pola Komunikasi di IPM, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Umsida Sabet Best Paper ICEMSS 2026
25/05/2026By
Mahasiswa Ikom Umsida Raih Best Paper Lewat Kajian Pengaruh Live Streaming TikTok
21/05/2026By
Cerita AU Romantis Jadi Inspirasi Riset Berprestasi Mahasiswa Umsida
21/05/2026By
Mardi Lukas, Driver Delta EV: Mengemudi Menuju Prestasi di Shell Eco-Marathon Qatar 2026
06/02/2026By
Fikri Sabet Perunggu UPSCC III 2025, Maba Ikom Umsida Siap Naik Level
02/01/2026By
Taklukkan Ketegangan Arena, Cinthya Ukir Prestasi di KBPP Polri Jatim Cup 3
22/12/2025By
Mahasiswi Ilmu Komunikasi Umsida Harumkan Indonesia di Kejuaraan Dunia Arung Jeram
20/12/2025By
Mengubah Takdir dengan Pendidikan: Perjalanan Inspiratif Azzam di Wisuda Ke-46 Umsida
20/11/2025By

Nur Maghfirah A., M.Med.Kom

Nama:

Tanggal Lahir

Scholar:

OJS:

Scopus:

 

This will close in 20 seconds