Ikom.umsida.ac.id – Memasuki minggu pertama magang, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Ikom Umsida) turut terlibat dalam persiapan opening toko Fluffye Donat.
Selain menjalankan kegiatan pada bagian hampers, mahasiswa juga mendapat kesempatan untuk mengenal secara langsung berbagai tahapan yang dilakukan dalam mempersiapkan sebuah usaha sebelum resmi dibuka kepada masyarakat.
Pada awal kegiatan magang, mahasiswa terlebih dahulu melakukan proses adaptasi dengan lingkungan dan sistem kerja yang berlaku.
Mahasiswa mulai mengenal pembagian tugas, alur pekerjaan, hingga berbagai kegiatan yang sedang dipersiapkan oleh tim.
Baca juga: Maba Ikom Umsida Sabet 7 Medali di JATIM OPEN 2026, 4 Emas Berhasil Dibawa Pulang
Mahasiswa Terlibat dalam Persiapan Opening Toko
Salah satu kegiatan utama yang sedang berlangsung adalah persiapan pembukaan toko donat.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mengamati, tetapi juga mulai dilibatkan dalam sejumlah proses persiapan.
Keterlibatan tersebut memberi mahasiswa kesempatan memahami proses persiapan bisnis, mulai dari pengenalan produk hingga promosi.
Owner Fluffye Donat, Habibur, berharap mahasiswa dapat terlibat secara maksimal sekaligus belajar langsung dari proses pembukaan toko hingga resmi beroperasi.
“Teman-teman bisa membantu semaksimal mungkin dan belajar bagaimana cara membuka toko dari awal sampai nanti opening,” jelas Habibur.
Jadi bisa langsung terjun ke lapangan, mengetahui bagaimana proses membuat donat, bagaimana menyusun menu, sampai bagaimana melakukan promosinya,” tambahnya.
Ia juga menambahkan bahwa mahasiswa nantinya akan dilibatkan dalam berbagai tahapan hingga proses opening.
Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja secara umum, tetapi juga dapat memahami berbagai proses yang harus dipersiapkan ketika sebuah produk baru akan diperkenalkan kepada masyarakat.
Salah satu hal yang juga dipelajari mahasiswa pada minggu pertama adalah karakteristik produk donat yang akan ditawarkan.
Produk tersebut memiliki sejumlah keunikan yang menjadi pembeda dibandingkan produk donat pada umumnya.
Menurut Habibur donat yang diproduksi memiliki ukuran lebih besar atau jumbo serta tekstur yang lebih empuk.
Selain itu, produk tersebut menggunakan konsep donat susu, berbeda dengan donat kentang yang cukup banyak dijumpai di pasaran.
“Donat ini ukurannya lebih besar, jumbo, dan teksturnya lebih empuk. Selain itu, ini merupakan donat susu, bukan donat kentang seperti yang banyak dijual pada umumnya. Rasanya juga dibuat tetap ringan dan enak dinikmati,” ungkapnya.
Keunikan tersebut menjadi salah satu aspek yang turut diperhatikan dalam proses persiapan opening.
Baca juga: Ditolak Enam Kali Saat Wawancara, Mahasiswa Ikom Umsida Temukan Makna Praktikum Jurnalistik
Mengenal Produk dan Strategi di Balik Opening
Tidak hanya kualitas rasa, tim juga mempersiapkan konsep menu, penyajian produk, kemasan, hingga strategi promosi agar produk dapat dikenal oleh calon konsumen.
Bagi mahasiswa ikom, keterlibatan dalam kegiatan ini menjadi pengalaman yang relevan dengan bidang yang dipelajari selama perkuliahan.
Komunikasi tidak hanya diterapkan dalam kegiatan promosi, tetapi juga terlihat dalam koordinasi antartim, penyampaian ide, pembagian tugas, serta cara sebuah produk dikemas dan diperkenalkan kepada masyarakat.
Pada bagian hampers, mahasiswa juga mulai mengenal proses pengemasan dan penataan produk agar memiliki tampilan yang menarik.
Hal tersebut memberikan pemahaman bahwa visual produk dan cara penyajiannya menjadi salah satu bagian penting dalam membangun daya tarik konsumen.
Melalui kegiatan pada minggu pertama ini, mahasiswa mulai mendapatkan gambaran mengenai dinamika dunia kerja sekaligus proses persiapan sebuah usaha.
Keterlibatan dalam proyek opening toko donat diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kreativitas, kerja sama tim, serta kemampuan beradaptasi di lingkungan kerja.
Pengalaman tersebut menjadi langkah awal bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi untuk terus belajar dan berkontribusi selama menjalani program magang hingga proses opening toko donat berlangsung.
Penulis: Tatia Mey Rizki
Editor: Putri Mega Safirhtih

















