Ikom.umsida.ac.id – Memilih jurusan kuliah tidak selalu berawal dari cita-cita yang sudah tersusun rapi.
Bagi sejumlah mahasiswa baru Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Ikom Umsida), keputusan memilih Ikom justru lahir dari ketertarikan, pengalaman pribadi, hingga keinginan untuk menemukan kemampuan yang ingin dikembangkan.
Hal tersebut terlihat dalam Forum Ta’aruf Mahasiswa Fakultas Bisnis, Hukum dan Ilmu Sosial (FORTAMA FBHIS) yang digelar pada Sabtu (19/9/2026).
Sebanyak 130 mahasiswa baru Ilmu Komunikasi hadir untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik sekaligus memulai perjalanan mereka sebagai mahasiswa Ikom Umsida.
Baca juga: 4 Pilar yang Harus Dimiliki Mahasiswa
Alasan yang Membawa Mereka ke Ikom

Setiap mahasiswa datang dengan alasan yang berbeda.
Salah satunya Maulidino, yang memilih Ikom setelah menyadari bahwa dirinya kerap mengalami miskomunikasi dengan teman-temannya.
“Saya sering miskom dan kehilangan komunikasi dengan teman-teman saya, makanya saya mau memperbaiki cara berkomunikasi saya,” ujarnya.
Melalui perkuliahan di Ikom, Maulidino ingin menjadi pribadi yang mampu berkomunikasi dengan lebih baik sekaligus dapat menghadapi berbagai karakter orang.
Sementara itu, Ferlita tertarik masuk Ikom karena menyukai aktivitas berbicara, meski masih mencari arah yang ingin dituju.
Ia berharap perkuliahan dapat membantunya menata kemampuan public speaking serta meningkatkan kemampuan bahasa Inggris untuk membangun relasi.
Berbeda dengan keduanya, Azmil telah memiliki gambaran bidang yang ingin ditekuni.
Ketertarikannya pada Ikom salah satunya didorong oleh keinginannya menjadi reporter.
Selain itu, ia ingin mengembangkan kemampuan fotografi dan meraih berbagai prestasi selama kuliah.
Baca juga: Katanya Anak Ikom Cuma Belajar “Ngomong”?
Membawa Mimpi ke Bangku Kuliah
Bagi mahasiswa baru, memasuki Ikom bukan hanya tentang memilih program studi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengembangkan diri dan mengumpulkan pengalaman.
Lintang, misalnya, berharap dapat mengasah soft skill dan memperoleh sebanyak mungkin pengalaman yang nantinya bermanfaat ketika memasuki dunia kerja.
Ia juga berharap dapat menikmati setiap proses perkuliahan yang akan dijalani di Ikom Umsida.
Harapan serupa juga dibawa ketiga mahasiswa lainnya.
Ada yang ingin mengembangkan kemampuan berbicara, memperluas relasi, mengejar prestasi, hingga mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
Beragam alasan tersebut menunjukkan bahwa 130 mahasiswa baru Ikom yang hadir dalam FORTAMA membawa cerita dan tujuan masing-masing.
Bagi Maulidino, perjalanan itu pada akhirnya bukan hanya tentang belajar berbicara, tetapi juga tentang bagaimana memahami orang lain.
“Menurut saya Ikom adalah cara kita bertukar cerita,” katanya.
Penulis: Putri Mega Safithrih


















