Ikom.umsida.ac.id. – Mahasiswa magang Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Ikom Umsida) turut berpartisipasi dalam kegiatan Bazar Hari Santri dengan menjadi Master of Ceremony (MC) di Sekolah Dasar Tahfidzul Qur’an (SDTQ), Kamis (29/10/2026).
Keterlibatan mahasiswa tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan kemampuan komunikasi dan public speaking secara langsung dalam kegiatan masyarakat, sekaligus memberikan pengalaman baru dalam dunia penyelenggaraan acara.
Baca selengkapnya: Mahasiswa Ilmu Komunikasi Umsida Produksi Konten Digital dan Desain Visual pada Pekan Keempat Magang
Praktik Komunikasi di Lapangan
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa magang Ikom diberikan kesempatan untuk memandu jalannya acara sebagai pembawa acara.
Tugas tersebut meliputi penyampaian susunan kegiatan, memberikan informasi kepada pengunjung, serta menjaga suasana agar acara berlangsung dengan tertib dan menarik.
Menjadi seorang MC tidak hanya membutuhkan kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga keterampilan dalam mengatur intonasi, memilih kata-kata yang tepat, dan menyesuaikan gaya komunikasi dengan situasi acara.
Hal tersebut menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi yang telah dipelajari selama perkuliahan.
Keterlibatan ini juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menghadapi situasi secara langsung di lapangan. Dengan berinteraksi bersama panitia dan pengunjung, mahasiswa dapat melatih kepercayaan diri sekaligus meningkatkan kemampuan dalam membangun komunikasi dengan berbagai kalangan.
Mengembangkan Kemampuan Public Speaking

Pengalaman menjadi MC dalam kegiatan Bazar Hari Santri menjadi salah satu bentuk pembelajaran praktis bagi mahasiswa magang Ikom. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memahami bahwa kemampuan public speaking memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan sebuah acara.
Selain kemampuan berbicara, seorang MC juga perlu memiliki kesiapan mental, penguasaan materi, serta kemampuan beradaptasi apabila terdapat perubahan dalam susunan acara.
Keterampilan tersebut menjadi bekal yang bermanfaat bagi mahasiswa, khususnya dalam bidang komunikasi, Public Relations, broadcasting, dan event management.
Kesempatan tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengukur kemampuan diri sekaligus mengetahui hal-hal yang masih perlu dikembangkan.
Pengalaman berhadapan langsung dengan audiens diharapkan dapat membantu mahasiswa menjadi lebih percaya diri ketika menjalankan tugas profesional di kemudian hari.
Baca juga: Resmi Dilantik, BEM FBHIS Umsida Siap Perjuangkan Aspirasi dan Kepentingan Mahasiswa
Bekal Menuju Dunia Profesional
Partisipasi mahasiswa magang Ikom dalam kegiatan Bazar Hari Santri menunjukkan bahwa proses pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas.
Melalui keterlibatan dalam kegiatan secara langsung, mahasiswa memperoleh pengalaman yang dapat mendukung pengembangan keterampilan sesuai bidang keilmuan.
Kegiatan magang menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan teori komunikasi ke dalam praktik nyata. Pengalaman menjadi MC, misalnya, memberikan pemahaman mengenai pentingnya penyampaian pesan yang jelas, komunikasi yang efektif, serta kemampuan membangun interaksi dengan audiens.
Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa magang Ikom Umsida diharapkan mampu terus mengembangkan potensi diri, meningkatkan keterampilan komunikasi, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja, khususnya dalam industri komunikasi dan kreatif.
Penulis: Dewi Nabila Fibrianti
Penyunting: Airin Zhafirah Rahmah

















