Puasa Tapi Tetap Aktif: Trik Biar Ibadah dan Deadline Sama-sama Aman

Ikom.umsida.ac.id – Suasana bulan Ramadan selalu berbeda dengan biasanya, energi terasa lemah, ritme harian berubah, dan waktu makan berubah, dengan ibadah yang tetap terjaga ditengah aktivitas sehari-hari.

Kewajiban tetap ada bagi mahasiswa dan karyawan. Deadline untuk tugas, rapat, dan aktivitas organisasi masih berlangsung seperti biasa.

Tidak mudah untuk tetap produktif tanpa mengorbankan ibadah dan kesehatan.

Ramadan dianggap sebagai alasan untuk mengurangi aktivitas oleh banyak orang.

Padahal, dengan pendekatan yang tepat, itu bisa menjadi kesempatan untuk belajar bagaimana mengelola waktu, disiplin, dan keseimbangan hidup.

Seberapa banyak aktivitas yang dilakukan tidak penting, tetapi bagaimana mengatur energi dengan bijak.

Baca juga: Jangan Sampai Ramadan Pergi Tanpa Jejak: 5 Target Spiritual Sebelum Lebaran

Mengatur Energi, Bukan Mengurangi Aktivitas
Sumber: Pexels

Memahami waktu paling produktif adalah salah satu trik penting untuk tetap aktif saat puasa.

Karena tubuh masih memiliki energi, bagi sebagian orang, pagi setelah sahur adalah waktu terbaik.

Dalam waktu ini, dapat melakukan pekerjaan yang membutuhkan fokus tinggi, seperti menulis laporan, belajar, atau menyelesaikan pekerjaan penting.

Selain itu, penting untuk tidak melewatkan sahur karena itu bukan hanya makan, tetapi juga sumber energi utama sepanjang hari.

Makan makanan yang kaya karbohidrat kompleks, protein, dan cukup cairan dapat membantu untuk tetap bertenaga lebih lama.

Selain itu, mengurangi aktivitas fisik yang terlalu berat di siang hari juga dapat membantu energi tidak cepat habis.

Sangat penting untuk mendapatkan jumlah tidur yang cukup. Kurang tidur justru menyebabkan tubuh lebih lelah dan sulit berkonsentrasi.

Jika memungkinkan, lakukan istirahat siang selama 15 hingga 30 menit dapat membantu untuk pulih.

Baca juga: Fenomena Nikah di KUA di Media Sosial, Kritik Halus terhadap Gengsi dan Komersialisasi Pernikahan

Menyeimbangkan Ibadah dan Tanggung Jawab
Sumber: Pexels

Sangat penting untuk mengatur jadwal harian karena Ramadan meningkatkan kualitas ibadah dan menahan lapar dan haus.

Membuat daftar prioritas membantu menyelesaikan semua tugas tanpa mengganggu waktu ibadah.

Misalnya, selesaikan pekerjaan lebih awal sehingga dapat menggunakan malam untuk ibadah seperti tarawih atau tadarus.

Mengurangi kebiasaan menunda pekerjaan juga penting untuk menghindari beban yang lebih besar.

Ketika mereka berpuasa, banyak orang merasa lebih fokus karena mereka belajar mengendalikan diri, termasuk mengendalikan distraksi.

Ramadan menjadi waktu untuk mempertimbangkan secara spiritual dan kehidupan sehari-hari.

Pada akhirnya, puasa bukan penghalang untuk tetap aktif.

Dengan manajemen waktu yang baik, pola hidup yang sehat, dan niat yang kuat, ibadah tetap terjaga dan semua deadline pun bisa diselesaikan dengan optimal.

Ramadan pun menjadi bukan hanya produktif, tetapi juga penuh makna.

 

Penulis: Putri Mega Safithrih

 

Berita Terkini

Menyeimbangkan Aktivitas dan Akademik, Mahasiswa Raih Predikat Terbaik Kedua
04/11/2026By
Alumni Ikom Umsida Kembangkan Karier di Industri Energi Berbekal Keterampilan Komunikasi
04/11/2026By
Mahasiswa Ikom Umsida Bahas Pemahaman Anak Istimewa Lewat Podcast Samata
04/11/2026By
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Umsida Produksi Konten Digital dan Desain Visual pada Pekan Keempat Magang
04/11/2026By
Ikom Umsida Hadir Menembus Batas Perbedaan
03/11/2026By
Mahasiswa Magang Ikom Umsida Jadi MC Bazar Hari Santri di SDTQ
29/10/2026By
Mahasiswa
Bagi Waktu Kuliah dan Bekerja, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Umsida Juara Nasional
29/10/2026By
Kisah Inspiratif Wisudawan Ikom Umsida, Tuntaskan Studi di Tengah Kesibukan Bekerja
28/10/2026By

Prestasi

Menyeimbangkan Aktivitas dan Akademik, Mahasiswa Raih Predikat Terbaik Kedua
04/11/2026By
Mahasiswa
Bagi Waktu Kuliah dan Bekerja, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Umsida Juara Nasional
29/10/2026By
Maba Ikom Umsida Sabet 7 Medali di JATIM OPEN 2026, 4 Emas Berhasil Dibawa Pulang
06/10/2026By
Monolog Storytelling Jadi Ciri Khas Rahmat Hidayat Sebarkan Edukasi Lewat Karya Audio Visual
20/07/2026By
Berawal dari Gagal, Rahmat Hidayat Kini Kantongi 20 Prestasi Videografi Tingkat Nasional
19/07/2026By
Kolaborasi Lintas Universitas Antar Mahasiswa Ikom Umsida Raih Juara 2 Short Semi Documentary di SILAT APIK PTMA 2026
13/07/2026By
Mahasiswa Ikom Umsida Raih Juara 2 Best Innovation AI Generated Poster di SILAT APIK PTMA 2026
13/07/2026By
Mahasiswa Ikom Umsida Raih Juara 1 AI Generated Video Competition di SILAT APIK PTMA 2026
07/07/2026By

Nur Maghfirah A., M.Med.Kom

Nama:

Tanggal Lahir

Scholar:

OJS:

Scopus:

 

This will close in 20 seconds