Ikom.umsida.ac.id – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi (Ikom) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melaksanakan praktikum produksi video produk dalam mata kuliah Produksi Konten Media Digital (PKMD) pada Rabu (4/11/2026). Kegiatan yang diampu dosen Istiqomah M Med Kom dan didampingi asisten dosen Syahrul ini bertujuan mengembangkan kreativitas serta keterampilan mahasiswa dalam produksi konten dan promosi digital.
Melalui praktikum produksi video produk, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam merancang konsep, memproduksi konten, dan menyusun strategi promosi digital.
Praktikum Produksi Video Produk: Pengembangan Ide Agency Kreatif

Sebelum memproduksi video, setiap kelompok terlebih dahulu merancang konsep agency, mulai dari nama, bidang usaha, spesialisasi, hingga target klien.
Salah satu agency yang dikembangkan adalah COCOK.INN yang berfokus pada bidang fashion, khususnya mix and match outfit.
Marisma Andini dari kelas A2 menjelaskan bahwa nama tersebut terinspirasi dari konsep memadukan berbagai jenis pakaian agar menghasilkan penampilan menarik.
“Nama COCOK.INN terinspirasi dari konsep mencocokkan fashion satu dengan yang lainnya,” ungkapnya.
Selain itu, terdapat SCROLLA MEDIA yang dikembangkan sebagai digital creative agency dengan fokus pada konten kreatif dan promosi digital.
Fidyatun Soimah dari kelas 3A2 menyebutkan bahwa nama tersebut terinspirasi dari kebiasaan masyarakat menggunakan media sosial.
“Kami memilih nama SCROLLA MEDIA karena terinspirasi dari kebiasaan orang yang sering scrolling di media sosial,” jelasnya.
Baca Selengkapnya: Mahasiswa Ikom Umsida Bahas Pemahaman Anak Istimewa Lewat Podcast Samata
Praktikum Produksi Video Produk sebagai Strategi Promosi Digital

Setelah menentukan konsep agency, mahasiswa melanjutkan kegiatan dengan memproduksi video promosi. Produk yang diangkat meliputi fashion outfit casual dan parfum.
Dalam prosesnya, mahasiswa menerapkan konsep kreatif seperti Recommendations for Special Occasion dan Before After untuk menampilkan perpaduan outfit. Sementara itu, promosi parfum dikemas melalui visual estetik yang menonjolkan karakteristik produk.
Fidyatun menjelaskan bahwa parfum dipilih karena dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Parfum bukan hanya tentang aroma, tetapi juga bisa menunjang penampilan dan meningkatkan rasa percaya diri,” tambahnya.
Mahasiswa juga membagi tugas, mulai dari project manager, penyusun konsep, talent, kamerawan, graphic designer, hingga editor agar proses produksi berjalan terarah.
Baca juga: Umsida dan IKAPI Jatim Sinergikan Potensi Akademik dan Penerbitan
Manfaat Praktikum Produksi Video Produk bagi Mahasiswa Ikom
Selama praktikum, mahasiswa menghadapi tantangan dalam menentukan konsep, menyatukan pendapat, mengatur waktu, serta membangun komunikasi dengan klien.
Fidyatun mengungkapkan bahwa pengalaman paling berkesan adalah ketika seluruh anggota kelompok mampu bekerja sama mewujudkan ide menjadi video promosi.
Melalui praktikum PKMD, mahasiswa diharapkan mampu memahami proses produksi konten dari tahap perencanaan hingga publikasi. Kegiatan ini sekaligus mengasah kreativitas, komunikasi, kerja sama tim, dan kemampuan memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi digital.
Penulis: Sayyidah Irdina Natasya*
















