Ikomumsida.ac.id. — Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Ikom Umsida) melaksanakan kegiatan survei lokasi di Desa Wonosunyo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi mata kuliah Kewirausahaan yang diampu oleh Bapak Kukuh Sinduwiatmo.
Survei ini dilakukan sebagai langkah awal dalam merancang program berbasis kewirausahaan yang tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa.
Pendekatan Komunikatif Lewat Dialog dengan Warga
Sebagai mahasiswa Ikom, pendekatan yang dilakukan tidak hanya observasi, tetapi juga melalui komunikasi interpersonal dengan masyarakat setempat.
Mahasiswa berbincang langsung dengan warga untuk menggali informasi terkait kondisi sosial, ekonomi, serta karakter masyarakat dari berbagai kalangan usia.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan terbuka, mencerminkan adanya hubungan komunikasi yang baik antara mahasiswa dan masyarakat.
Baca juga: Mahasiswa Ikom Umsida Ciptakan Program Berita “Aktual Media News” dengan Konsep Soft News
Peran Perangkat Desa dan Antusiasme Generasi Muda

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga berdialog dengan Bapak Carik Desa Wonosunyo.
Ia menyampaikan bahwa masyarakat desa, khususnya kalangan muda, menunjukkan respon positif terhadap kegiatan yang melibatkan pihak luar seperti mahasiswa.
“Kalau ada kegiatan seperti ini, warga di sini biasanya terbuka. Apalagi anak mudanya, mereka malah senang kalau ada event atau kegiatan seperti ini,” ungkapnya.
Hal ini menjadi indikator bahwa Desa Wonosunyo memiliki potensi sosial yang kuat untuk mendukung pelaksanaan program kewirausahaan berbasis partisipasi masyarakat.
Lihat juga: Dosen Umsida Dorong SDM, Digitalisasi, dan Tata Kelola untuk Kembangkan Bisnis Kopi Luwak
Peluang Pengembangan Program Berbasis Masyarakat
Hasil survei menunjukkan bahwa keterlibatan generasi muda dapat menjadi kunci keberhasilan program.
Antusiasme mereka membuka peluang bagi mahasiswa untuk merancang kegiatan yang kreatif, komunikatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal.
Mahasiswa Ikom diharapkan mampu mengemas program kewirausahaan tidak hanya sebagai kegiatan ekonomi, tetapi juga sebagai media pemberdayaan masyarakat.
Harapan Keberlanjutan Program

Mahasiswa berharap program yang dirancang nantinya dapat diterima dengan baik oleh masyarakat dan tidak berhenti sebagai kegiatan sementara. Keberlanjutan program menjadi tujuan utama agar dapat memberikan manfaat jangka panjang.
“Semoga kalau program ini benar-benar terlaksana, masyarakat bisa menerima dengan baik dan berjalan sesuai harapan, bahkan bisa berkelanjutan dan membuka peluang bagi masyarakat,” ujarnya.
Kolaborasi Akademik dan Masyarakat
Kegiatan survei ini menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat desa.
Dengan pendekatan komunikasi yang tepat, diharapkan program kewirausahaan yang akan dilaksanakan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan Desa Wonosunyo.
Penulis: Salwa Rizky Awalya


















