Ikom.umsida.ac.id – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Ikom Umsida), Siti Nur Nahria, berhasil mengharumkan nama kampus dengan meraih Juara 3 pada Opinion Writing Competition dalam rangkaian International Virtual Short Course (IVSC) 2026.
Prestasi tersebut menjadi bukti kemampuan mahasiswa Umsida dalam menyampaikan gagasan kritis melalui karya tulis yang relevan dengan perkembangan komunikasi di era digital.
Melalui esai yang mengangkat pentingnya kredibilitas seorang influencer di media sosial, Siti berhasil menawarkan sudut pandang yang dekat dengan kehidupan masyarakat saat ini.
Karyanya menyoroti bagaimana influencer memiliki peran besar dalam membentuk opini publik, memengaruhi keputusan pembelian, hingga menjadi sumber informasi bagi masyarakat.
Baca juga: IVSC 2026: Kolaborasi Global Ikom Umsida Perkuat Kompetensi dan Jejaring Internasional
Berawal dari Materi Perkuliahan

Siti mengungkapkan bahwa ide penulisan esainya berawal dari materi yang pernah dipelajarinya di bangku kuliah.
Menurutnya, topik mengenai kredibilitas influencer merupakan isu yang menarik sekaligus relevan untuk dikaji lebih dalam.
“Saya terinspirasi mengambil topik tersebut karena pernah diajarkan oleh dosen saat perkuliahan. Menurut saya, topik tersebut menarik dan bisa menjadi ide yang bagus untuk influencer atau konten kreator di media sosial,” ujarnya.
Dalam esainya, Nahria menekankan bahwa kredibilitas menjadi aspek penting yang harus dimiliki seorang influencer.
Dengan pengaruh yang besar di media sosial, influencer tidak hanya berperan dalam mempromosikan produk, tetapi juga membentuk cara pandang masyarakat terhadap berbagai isu.
Ia menjelaskan bahwa masyarakat perlu lebih bijak dalam mengonsumsi informasi dengan memperhatikan kredibilitas sumber yang diikuti.
Sehingga tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang keliru maupun hoaks.
Baca juga: Empocare P2MW Umsida Manfaatkan Wisuda ke-47 untuk Uji Pasar Perdana Jamu Modern
Relevan dengan Budaya Digital Saat Ini
Menurutnya, gagasan yang diangkat dalam esainya memiliki keterkaitan erat dengan budaya digital yang berkembang saat ini.
Media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, sehingga penting bagi masyarakat untuk mampu memilah informasi yang diperoleh dari para influencer.
“Menurut saya opini ini memang relevan dengan budaya sekarang yang menggunakan media sosial sebagai solusi individu. Adanya problem dan solusi yang saya sajikan merupakan opini yang bisa diterapkan,” jelasnya.
Atas pencapaian tersebut, Siti berharap prestasi yang diraihnya menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan menulis dan berpikir kritis.
Ia juga ingin terus belajar agar dapat menghasilkan karya-karya yang lebih baik pada kesempatan berikutnya.
“Semoga ke depannya saya bisa belajar lebih baik lagi untuk mengembangkan potensi di bidang ini agar bisa mendapatkan hasil yang lebih baik lagi,” tutupnya.
Penulis: Putri Mega Safithrih


















