Ikom.umsida.ac.id — International Conference on Emerging New Media on Social Science (ICEMSS) 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan International Study Excursion (ISE) Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) yang berlangsung pada 12–16 Mei 2026 di Yogyakarta.
Selain menghadirkan workshop bersama pembicara internasional, kegiatan ini juga mengumumkan penghargaan Best Paper bagi mahasiswa angkatan 2023.
Salah satu penerima penghargaan tersebut adalah Marchelia Chely Hidayat melalui penelitiannya yang berjudul “Analisis Resepsi Pasangan Ideal bagi Remaja Pembaca Cerita Fiksi Alternative Universe Genre Romantis di Twitter.”
Penelitian ini mengkaji bagaimana remaja memaknai sosok pasangan ideal setelah membaca cerita Alternative Universe (AU) bergenre romantis yang populer di media sosial Twitter.
Baca juga: Angkat Dakwah Rasional: Mahasiswa Ikom Umsida Raih Best Paper ICEMSS 2026
Fenomena AU Romantis dan Gambaran Pasangan Ideal

Marchelia mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada topik tersebut berawal dari kedekatannya dengan fenomena AU yang mulai populer sejak tahun 2020.
Ia bahkan pernah mencoba menulis cerita AU di TikTok sehingga memahami dinamika dan daya tarik genre tersebut bagi kalangan remaja.
Menurutnya, karakter pasangan dalam AU romantis sering digambarkan sebagai sosok yang perhatian, romantis, dan ideal.
Gambaran tersebut kerap memunculkan keinginan pembaca untuk memiliki pasangan serupa di kehidupan nyata.
Dari pengalaman itulah muncul pertanyaan penelitian mengenai bagaimana remaja memaknai konsep pasangan ideal yang mereka temui dalam cerita AU.
Dalam penelitiannya, Marchelia menggunakan teori resepsi Stuart Hall untuk melihat bagaimana pembaca menafsirkan pesan dalam cerita melalui posisi dominant, negotiated, dan oppositional.
Ia juga menambahkan pembahasan mengenai parasocial relationship, yaitu kedekatan emosional pembaca dengan karakter idol K-Pop yang menjadi tokoh dalam cerita AU.
“Penelitian ini tidak hanya membahas minat membaca AU, tetapi lebih fokus pada bagaimana remaja membentuk pemaknaan tentang pasangan ideal setelah mengonsumsi cerita tersebut,” jelasnya.
Baca juga: Dosen Ikom Umsida Bahas Hyperreality Budaya Digital di Konferensi Internasional ICEMSS 2026
Penghargaan yang Menjadi Motivasi Berkarya

Marchelia mengaku tidak menyangka ketika namanya diumumkan sebagai penerima Best Paper ICEMSS 2026.
Baginya, penghargaan tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui bersama dosen pembimbing melalui berbagai masukan dan revisi selama penelitian berlangsung.
Ia menilai keberhasilan penelitiannya tidak lepas dari relevansi topik yang dekat dengan kehidupan remaja saat ini, serta dukungan teori, referensi, dan data wawancara yang memperkuat analisis penelitian.
Ke depan, Marchelia berharap penelitiannya dapat menjadi referensi bagi kajian media digital, budaya fandom, dan analisis resepsi audiens.
Ia juga berencana mengembangkan penelitian mengenai pengaruh AU terhadap ekspektasi hubungan jangka panjang remaja serta hubungan parasosial dalam budaya fandom digital.
Menurutnya, partisipasi dalam ICEMSS 2026 memberikan pengalaman berharga untuk memperluas wawasan dan jaringan akademik. “Melalui konferensi ini, saya bisa melihat berbagai perspektif penelitian dari banyak bidang sekaligus membangun relasi dengan peneliti dan mahasiswa dari berbagai institusi,” tutupnya.
Penulis: Airin Zhafirah Rahmah

















