Ikom.umsida.ac.id – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Ikom Umsida) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kreativitas generasi muda melalui Workshop Strategi Kreativitas dalam Produksi Konten Media Digital, Jumat (10/1/2025). Acara ini menjadi bagian dari tugas Project Based Learning mahasiswa semester 3 kelas A2 dalam mata kuliah Produksi Konten Media Digital. Workshop ini menghadirkan enam sekolah dari Sidoarjo, yaitu SMA Cendekia Sidoarjo, MA Al Mu’awanah Sidoarjo, SMA Al Islamiyah, SMK LPM Sidoarjo, SMA Islam Sidoarjo, dan SMK Dian Indonesia.
Acara dibuka oleh Nur Maghfirah Aesthetika MMedKom, Kaprodi Ikom Umsida, yang dalam sambutannya memperkenalkan keunggulan Program Studi Ilmu Komunikasi Umsida.
“Kami berkomitmen memberikan mahasiswa pengalaman belajar terbaik untuk mendukung perkembangan karier di era digital,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa Ikom Umsida telah menerapkan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), memiliki delapan laboratorium canggih, serta menjalin kerjasama internasional dengan enam negara.
Pentingnya Kreativitas dalam Membangun Citra Sekolah
Workshop ini dipandu oleh Alfaro Mohammad Recoba SIKom MIKom, salah satu staff humas Umsida, yang membahas pentingnya kreativitas dalam membangun citra sekolah melalui konten media digital.
Alfaro menekankan bahwa media sosial seperti Instagram, TikTok, Facebook, dan LinkedIn kini menjadi platform utama untuk menyampaikan informasi, edukasi, dan promosi.
“Konten visual seperti gambar, poster, infografis, dan video memiliki daya tarik yang dinamis untuk menjangkau audiens yang lebih luas,” jelasnya.
Ia juga memperkenalkan strategi SMART sebagai panduan untuk menciptakan konten yang efektif. “Strategi SMART mencakup tujuan yang spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan terikat waktu. Contohnya, meningkatkan kesadaran merek sekolah sebesar 50% dalam enam bulan melalui konten digital,” tambah Alfaro.
Mengoptimalkan Kehadiran Online dengan Strategi Terstruktur
Alfaro juga membahas pentingnya kehadiran online yang kuat melalui indikator seperti peningkatan pengikut, engagement, dan loyalitas merek. Ia menjelaskan bahwa brand equity mencakup empat elemen penting:
Brand Awareness: Sejauh mana audiens mengenali merek sekolah.
Perceived Quality: Persepsi audiens terhadap kualitas layanan atau program sekolah.
Brand Associations: Kesan yang melekat pada audiens tentang sekolah.
Brand Loyalty: Kesetiaan siswa, orang tua, dan komunitas terhadap sekolah.
Lebih lanjut, Alfaro menguraikan proses workflow production, yang mencakup tahap pra-produksi, produksi, pasca-produksi, dan evaluasi. “Konten yang dirancang dengan baik akan membantu sekolah membangun citra yang positif dan menarik,” ujarnya.
Ia juga memberikan solusi atas kendala yang sering dihadapi dalam produksi konten, seperti keterbatasan sumber daya dan ide kreatif. “Monitoring dan evaluasi rutin sangat penting untuk memastikan kampanye berjalan efektif dan terus berkembang,” tegasnya.
Antusiasme Peserta: Belajar dan Bertanya Langsung
Sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif menunjukkan antusiasme tinggi dari siswa-siswi yang hadir. Beberapa peserta bertanya tentang equipment yang diperlukan untuk produksi konten dan tips agar konten bisa cepat FYP (For You Page) di TikTok.
Alfaro menjelaskan bahwa alat sederhana seperti smartphone dengan resolusi kamera baik sudah cukup untuk menghasilkan konten berkualitas, asalkan didukung dengan kreativitas dan storytelling yang menarik.
“Algoritma FYP lebih menyukai konten yang orisinal, relevan, dan memiliki engagement tinggi, seperti likes, komentar, dan share,” ungkapnya.
Kreativitas sebagai Kunci Masa Depan Digital
Workshop ini memberikan wawasan mendalam kepada peserta tentang pentingnya kreativitas dalam membangun citra sekolah melalui media digital. Dengan memanfaatkan strategi berbasis SMART, optimisasi kehadiran online, dan perencanaan konten yang matang, sekolah dapat meningkatkan visibilitas dan daya tariknya di masyarakat.
Melalui topik yang relevan dan interaksi inspiratif, acara ini membuktikan komitmen Prodi Ikom Umsida untuk terus mendukung generasi muda dalam menghadapi tantangan era digital.
“Kami berharap workshop ini bisa menjadi langkah awal yang memotivasi peserta untuk menciptakan konten yang kreatif, efektif, dan berdampak,” pungkas Alfaro.
Penulis: Indah Nurul Ainiyah