Ikom.umsida.ac.id. – Hari pertama Ramadhan selalu terasa magis. Masjid penuh, target khatam ditulis rapi, alarm tahajud dipasang dengan penuh keyakinan. Timeline media sosial pun dipenuhi ucapan penuh harap. Semuanya tampak religius, semuanya tampak siap berubah. Namun, mari jujur. Memasuki hari keempat, kelima, dan seterusnya, semangat itu perlahan meredup. Salat mulai terburu-buru. Qur’an yang awalnya dibuka...Read More
Recent Comments