Kunjungi Suku Osing, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Lakukan Studi Lintas Budaya

Komunikasi lintas budaya merupakan hal yang penting bagi seluruh penduduk dunia. Kemunculan komunikasi lintas budaya di desa oleh adanya interdependensi antar bangsa yang semakin nyata, baik itu di bidang sosial, ekonomi, iptek, politik, dan lain-lain. Dalam rangka studi komunikasi lintas budaya, puluhan mahasiswa ilmu komunikasi Umsida semester 7 mengunjungi masyarakat Suku Osing yang terletak Desa Kemiren Kabupaten Banyuwangi pada 8 hingga 9 Desember 2018. Rombongan mahasiswa tersebut datang bersama Dosen FISIP Ferry Adhi Dharma S IKOM, M IKOM dan Dr Djarot Meidi Budi Utomo, M Si.

Setibanya di lokasi, rombongan mahasiswa  disambut hangat oleh kelompok sadar wisata Desa Kemiren (Pokdarwis). Para mahasiswa Ilmu Komunikasi, bermalam selama sehari di rumah warga Desa Kemiren. Adapun beberapa kegiatan seperti diskusi budaya, pertunjukan budaya ekplorasi, interaksi sosial masyarakat Osing, memahami komunikasi simbolik budaya Osing, dan observasi Lintas Budaya Osing.

Pada agenda pertama, mahasiswa berkumpul di balai desa Kemiren untuk melakukan perkenalan dan diskusi tentang budaya Desa Kemiren. Acara dibuka dengan musik gamelang dan tari Gandrung membuat suasana menjadi hangat. Dalam diskusi tersebut dihadiri oleh Ketua Suku Osing, Dosen, dan Mahasiswa ilmu komunikasi semester 7.

Dalam diskusi tersebut Ketua Suku Osing menjelaskan KEMIREN merupakan kepanjangan dari Kemronyok Mikul Rencana Nyata ( prinsipnya yaitu bersama – sama dan gotong royong) hal ini di cetuskan oleh POKDARWIS atau kelompok sadar wisata desa Kemiren. Sedangakan Kemiren sendiri berasal dari nama KEMIRIAN (banyak pohon kemiri, duren dan aren) dan masyarakat setempat menyebutnya daerah tersebut KEMIREN, maka nama daerah tersebut disebut KEMIREN hingga saat ini.

Ketua adat Osing juga mengatakan, beliau bersama masyarakat Desa Kemiren ingin mengajak pemuda untuk melestarikan dan mengurangi kegiatan negatif.

“ Kami mengadakan kegiatan bersama pemuda yang bertujuan untuk melestarikan budaya melalui kesenian musik gamelan dan seni tari. Hal tersebut juga diharapakan dapat mengurangi kegiatan negatif yang dilakukan oleh pemuda.” Ujarnya

Keesokan harinya Minggu (9/12), rombongan mahasiswa Ilmu Komunikasi tersebut diajak berkeliling desa untuk ziarah makam Buyut Cili Kemiren dan mengunjungi komplek rumah adat suku Osing. Disitu mereka mempunyai kewajiban menggali segala informasi guna menlengkapi materi tugas mata kuliah Komunikasi Lintas Budaya. Kegiatan tersebut di akhiri dengan penyerahan cendra mata dan foto bersama oleh Mahasiswa Ilmu Komunikasi Umsida dengan pihak Desa Kemiren. (Rizky)

Berita Terkini

Berburu Lailatul Qadar: Ini Amalan yang Bisa Kamu Prioritaskan
15/03/2026By
Puasa Tapi Tetap Aktif: Trik Biar Ibadah dan Deadline Sama-sama Aman
11/03/2026By
Checklist Ramadan Mahasiswa: Dari Subuh sampai Tarawih
11/03/2026By
Jangan Sampai Ramadan Pergi Tanpa Jejak: 5 Target Spiritual Sebelum Lebaran
10/03/2026By
Sprint Terakhir Ramadan: Strategi Maksimalkan 10 Hari Penentu
09/03/2026By
Tetap Produktif dan Berpahala: 5 Amalan Ringan untuk Mahasiswa Super Sibuk
08/03/2026By
Sedekah Nggak Harus Banyak: Cara Berbagi Versi Anak Kos
07/03/2026By
Ngabuburit Produktif: Nunggu Maghrib Tapi Tetap Dapet Pahala
05/03/2026By

Prestasi

Mardi Lukas, Driver Delta EV: Mengemudi Menuju Prestasi di Shell Eco-Marathon Qatar 2026
06/02/2026By
Fikri Sabet Perunggu UPSCC III 2025, Maba Ikom Umsida Siap Naik Level
02/01/2026By
Taklukkan Ketegangan Arena, Cinthya Ukir Prestasi di KBPP Polri Jatim Cup 3
22/12/2025By
Mahasiswi Ilmu Komunikasi Umsida Harumkan Indonesia di Kejuaraan Dunia Arung Jeram
20/12/2025By
Mengubah Takdir dengan Pendidikan: Perjalanan Inspiratif Azzam di Wisuda Ke-46 Umsida
20/11/2025By
Bercerita Lewat Visual: Mahasiswa Umsida Sabet Juara 3 Videografi Nasional
30/10/2025By
Mahasiswa Ikom Umsida Raih Juara 2 di AEF 2025, Fotografi Human Interest Jadi Sorotan
06/03/2025By
Sempat Vakum 2 tahun, Cinthya Sabet Juara 2 Taekwondo Bela Negara Cup
04/03/2025By

Nur Maghfirah A., M.Med.Kom

Nama:

Tanggal Lahir

Scholar:

OJS:

Scopus:

 

This will close in 20 seconds