Ikom.umsida.ac.id – International Conference on Emerging New Media on Social Science (ICEMSS) 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan International Study Excursion (ISE) Prodi Ilmu Komunikasi UMSIDA di Yogyakarta pada 12–16 Mei 2026.
Kegiatan ini menghadirkan workshop bersama pembicara internasional sekaligus pengumuman penghargaan Best Paper mahasiswa angkatan 2023.
Salah satu mahasiswa yang berhasil meraih penghargaan Best Paper adalah Muchammad Dani Arrafi melalui penelitiannya yang berjudul “Pendekatan Rasional: Dakwah Digital ‘Belajar Islam Pake Logika’”.
Penelitian tersebut membahas cara dakwah digital yang dilakukan oleh Felix Siauw melalui podcast Belajar Islam Pake Logika.
Baca juga: Unity Challenge Hadirkan Suasana Hangat dan Kolaboratif bagi Peserta ISE 2026
Dakwah yang Mengajak Berpikir

Dani mengaku tertarik mengangkat topik tersebut karena melihat pendekatan dakwah Felix Siauw terasa berbeda dibanding dakwah pada umumnya.
Menurutnya, Felix tidak hanya menyampaikan ceramah, tetapi juga mengajak audiens berdiskusi dan berpikir secara rasional melalui analogi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Dia nggak menggurui, tapi ngajak ngobrol dan ngajak mikir bareng. Itu yang bikin saya tertarik,” ujarnya.
Ketertarikan tersebut ternyata juga berkaitan dengan dirinya secara personal. Dani mengaku sejak lama menyukai dunia dakwah dan terbiasa menjelaskan sesuatu menggunakan logika.
Karena itu, ia merasa menemukan kesamaan cara berpikir dengan pendekatan yang digunakan Felix Siauw.
Dalam penelitiannya, Dani lebih fokus membahas bagaimana rasionalitas bekerja dalam komunikasi dakwah digital.
Menurutnya, kebanyakan penelitian sebelumnya hanya membahas strategi atau efektivitas dakwah, sementara aspek cara berpikir dan komunikasi rasional masih jarang dikaji secara mendalam.
Ia juga mengungkapkan bahwa pemikiran filsuf Jurgen Habermas menjadi salah satu inspirasi dalam menyusun penelitian tersebut, terutama konsep komunikasi dialogis yang menghargai kemampuan berpikir setiap individu.
Baca juga: ICEMSS 2026, Ikom Umsida Perkuat Jejaring Akademik Global Bersama Mitra Internasional
Tidak Menyangka Raih Best Paper ICEMSS 2026

Dani mengaku sempat tidak percaya ketika namanya diumumkan sebagai penerima Best Paper ICEMSS 2026.
Baginya, penghargaan tersebut menjadi hasil dari proses panjang, revisi, dan keseriusan selama mengerjakan penelitian.
“Waktu nama saya dipanggil, saya sempat bengong beberapa detik. Rasanya campur aduk banget,” katanya sambil tertawa.
Ia juga menyebut dukungan dosen pembimbingnya, Bu Fira, menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan penelitiannya.
Menurut Dani, setiap revisi yang diberikan justru membuat kualitas artikelnya semakin kuat.
Ke depan, Dani berharap penelitiannya dapat menjadi awal bagi kajian yang lebih luas tentang rasionalitas dalam komunikasi dakwah digital.
Ia bahkan berencana melanjutkan penelitian dengan melibatkan audiens podcast secara langsung untuk mengetahui bagaimana mereka merespons pendekatan dakwah rasional tersebut.
Bagi Dani, pengalaman mengikuti ICEMSS 2026 juga menjadi momen berharga karena memberinya kesempatan bertemu akademisi dan mahasiswa dari berbagai negara.
“ICEMSS benar-benar membuka perspektif saya. Saya jadi sadar kalau komunikasi digital bisa dipandang sangat berbeda dari berbagai latar belakang budaya,” tutupnya.
Penulis: Putri Mega Safithrih


















