Ikom.umsida.ac.id – Tiga mahasiswa magang Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) yang ditempatkan di Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial (FBHIS) turut bergabung dalam kepanitiaan Launching Program Studi Magister Ilmu Komunikasi.
Keterlibatan mahasiswa magang ini menjadi bagian dari penguatan dukungan teknis dan koordinasi persiapan, mengingat Program Studi S2 Ilmu Komunikasi Umsida diproyeksikan sebagai promotor pengembangan studi pascasarjana ilmu komunikasi di Sidoarjo.
Rangkaian persiapan dilakukan dengan teliti melalui rapat dan diskusi lintas tim, mulai dari penentuan tanggal pelaksanaan, penyusunan rundown, pemilihan narasumber, hingga detail teknis lainnya.
Seluruh proses berjalan di bawah komando Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Umsida, Nur Maghfirah Aesthetika, MMedKom, yang memimpin arahan dan bimbingan kepanitiaan agar agenda launching tersusun rapi dan memiliki standar pelaksanaan yang profesional.
Persiapan teliti dari penentuan tanggal hingga pemilihan narasumber
Sebagai agenda penting, launching Program Studi Magister Ilmu Komunikasi menuntut perencanaan yang terukur.
Panitia memulai langkah awal dengan memetakan waktu pelaksanaan yang paling strategis, mempertimbangkan kesiapan narasumber, ketersediaan agenda fakultas, serta efektivitas rangkaian acara.
Setelah penjadwalan mengerucut, tim menyusun rundown secara detail agar setiap sesi memiliki durasi jelas dan tujuan yang terarah.
Selain itu, pemilihan narasumber menjadi tahap krusial karena launching diharapkan bukan sekadar seremonial, melainkan juga ruang dialog akademik yang memperkuat positioning prodi.
“Launching ini harus dipersiapkan dengan matang. Kita tidak hanya mengumumkan prodi baru, tetapi membangun kepercayaan publik bahwa program ini siap berjalan secara akademik dan kelembagaan,” ujarnya.
Mahasiswa magang terlibat dalam koordinasi rapat dan dukungan teknis acara
Dalam rangkaian persiapan, tiga mahasiswa magang Ilmu Komunikasi ikut bergabung membantu kerja kepanitiaan.
Mereka terlibat pada proses koordinasi rapat, pencatatan hasil diskusi, serta dukungan teknis yang dibutuhkan dalam tahap pra-acara.
Keterlibatan ini memberi pengalaman langsung tentang manajemen event akademik, khususnya agenda yang membawa nama program studi dan fakultas.
Menurut salah satu mahasiswa magang, terjun dalam kepanitiaan launching membuat mereka memahami bahwa kegiatan akademik skala fakultas membutuhkan alur kerja yang sistematis.
“Kami belajar bahwa persiapan launching tidak bisa mendadak. Mulai dari menentukan tanggal, merapikan rundown, sampai komunikasi internal itu semuanya harus sinkron supaya acara berjalan sesuai tujuan,” katanya.
Melalui kerja kolaboratif ini, kepanitiaan Launching Program Studi Magister Ilmu Komunikasi FBHIS Umsida tidak hanya menjadi agenda institusional, tetapi juga ruang pembelajaran praktis bagi mahasiswa magang.
Dengan arahan kaprodi dan koordinasi tim yang intens, persiapan diarahkan untuk memastikan launching berlangsung rapi, kredibel, dan mencerminkan kesiapan Umsida dalam memperkuat ekosistem pascasarjana ilmu komunikasi di Sidoarjo.
Penulis: Indah Nurul Ainiyah


















