Ikom.umsida.ac.id – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Ikom Umsida) kembali menghadirkan Communication Film Festival (COMFIS) 9, sebuah ajang pemutaran dan apresiasi karya film mahasiswa.
Mengusung tema “Cineverse: Cinema and Universe”, kegiatan ini akan diselenggarakan pada Jumat (9/1/2026) di Mini Teater Umsida Kampus 1.
COMFIS 9 menjadi wadah bagi mahasiswa Ikom untuk menampilkan hsail karya film yang telah diproduksi selama proses perkuliahan.
Festival ini tidak hanya berfungsi sebagai agenda akademik, namun juga sebagai ruang kreatif yang mempertemukan ide, imajinasi, serta realitas melalui medium sinema.
Baca juga: Di Tengah Ramainya Konten Digital, Ikom Umsida Ajak Generasi Muda Produksi Konten Cerdas
Ruang Apresiasi dan Pembelajaran Perfilman Mahasiswa

Selain pemutaran film, COMFIS 9 juga menjadi momentum screening dan apresiasi karya mahasiswa Ikom Umsida.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kaprodi Ikom Umsida, Nur Aini Shofiya Asy’ari MIKom.
Beliau juga tak lupa menyampaikan apresiasi pada mahasiswa yang telah menyelesaikan mata kuliah filmologi.
“Kuliah tidak hanya soal akademik, sehingga mata kuliah seperti filmologi perlu hadir. Meski melelahkan, proses ini akan menjadi momen indah sebagai bagian dari perjalanan kalian di Ikom Umsida,” jelasnya
Kegiatan ini mendorong mahasiswa untuk berani menampilkan karya ke ruang publik akademik sekaligus membangun kepercayaan diri sebagai kreator muda di bidang media dan perfilman.
Ungkapan apresiasi juga disampaikan oleh Dosen Pengampu Mata Kuliah Filmologi, M Andi Fikri MIKom.
“Saya sangat mengapresiasi teman-teman yang sudah syuting dari pagi hingga pagi, bahkan menginap di tempat yang jauh. Kalian sangat suportif terhadap karya ini. Ini adalah karya terakhir kalian di perkuliahan, karya yang kalian lahirkan dan perjuangkan dari awal hingga akhir dengan penuh keteguhan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa film-film yang sudah siap tayang ini akan diikut sertakan pada berbagai acara kedepannya.
“Film yang bagus adalah film yang selesai. Karya yang kalian buat akan kami ikutsertakan dalam berbagai event, seperti lomba dan screening, agar terus hidup dan kalian dapat terus berkembang,” tambahnya.
Baca juga: Pendampingan Transformasi Digital Koperasi Dinar Amanta, Dosen Umsida Dorong Layanan Lebih Cepat
Sinema sebagai Semesta Ide dan Imajinasi

Tema “Cineverse” merepresentasikan sinema sebagai sebuah semesta luas yang menampung beragam perspektif, emosi, dan pengalaman manusia.
Melalui karya yang ditayangkan, mahasiswa diajak mengeksplorasi cerita secara kritis dan kreatif sekaligus menyampaikan pesan sosial yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Salah satu mahasiswa semester 5, Awy mengungkapkan kepuasannya dalam menyelesaikan film yang kelompoknya buat.
“Menurut saya, acara Comfis sangat penting bagi anak komunikasi karena memberikan pemahaman tentang proses, teknik, dan tata cara pembuatan film yang bermanfaat bagi mahasiswa yang ingin menekuni industri film,” jelasnya.
Ragam genre dan pendekatan visual menjadi kekuatan utama dalam COMFIS 9 ini.
Setiap film mencerminkan proses berpikir, kepekaan sosial, serta kemampuan mahasiswa dalam mengolah narasi audio-visual.
Hal ini menjadikan COMFIS bukan sekadar ajang pamer karya, tetapi juga ruang pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif.
Dengan dukungan sponsor dan media partner, COMFIS 9 diharapkan terus berkembang sebagai festival film mahasiswa yang inspiratif dan relevan, serta menjadi ruang lahirnya sineas muda dengan gagsan segar dan visioner.
Penulis: Putri Mega Safithrih


















