Ikom.umsida.ac.id– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Ikom Umsida ).
Izdihar Fikri, mahasiswa semester 2, berhasil meraih medali perak dalam ajang Indonesia Pencak Silat Paku Bumi Open 14th Championship 2026.
Capaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Ikom tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga, khususnya pencak silat di tingkat nasional.
Konsistensi Menekuni Pencak Silat Sejak Dini
Izdihar mengungkapkan bahwa dirinya telah mengenal pencak silat sejak duduk di bangku sekolah dasar melalui Tapak Suci. Meskipun sempat vakum, ia kembali menekuni olahraga ini secara serius saat SMA.
Keputusan tersebut menjadi titik awal keseriusannya dalam dunia pencak silat hingga mampu meraih prestasi saat ini.
Baca juga: Tak Sekadar Tugas, Ludruk ‘Besut’ Jadi Pengalaman Belajar Berkesan bagi Mahasiswa
Persiapan Intensif di Tengah Keterbatasan
Dalam menghadapi kejuaraan ini, Izdihar menjalani proses latihan yang cukup menantang dengan waktu persiapan yang relatif singkat, yaitu sekitar satu bulan.
Latihan tersebut dilakukan secara mandiri di bulan Ramadan dengan berbagai metode seperti jogging, workout, hingga visualisasi pertandingan.
Meskipun penuh keterbatasan, ia tetap berusaha memberikan performa terbaik saat bertanding.
Tantangan dan Momen Menegangkan di Arena

Selama kejuaraan berlangsung, Izdihar menghadapi persaingan yang ketat dari berbagai kontingen dengan jumlah atlet yang lebih banyak.
Salah satu momen paling menegangkan terjadi ketika ia harus mengejar selisih poin yang tipis di waktu pertandingan yang hampir habis.
Situasi tersebut menuntut fokus tinggi dan ketenangan dalam mengambil keputusan.
Lihat juga: StockLab Jadi Arena Adu Strategi Mahasiswa FBHIS Umsida Menuju Kompetisi Nasional
Rasa Bangga yang Disertai Evaluasi Diri
Saat diumumkan sebagai peraih medali perak, Izdihar mengaku merasa bangga, namun tetap melakukan refleksi terhadap penampilannya.
“Saya merasa senang, tetapi masih ada rasa kurang puas karena merasa belum maksimal saat bertanding,” ujarnya.
Hal tersebut menunjukkan adanya semangat evaluasi diri untuk terus berkembang dan meraih hasil yang lebih baik di masa depan.
Makna Kemenangan dan Dukungan Tim
Bagi Izdihar, pencapaian ini memiliki arti penting, tidak hanya bagi dirinya tetapi juga bagi tim dan Umsida . Ia merasakan kuatnya dukungan dari pelatih dan rekan-rekan yang selalu memberikan semangat selama pertandingan berlangsung.
Nilai kebersamaan dan kerja sama tim menjadi faktor penting dalam keberhasilan yang diraih.
Target dan Pesan untuk Mahasiswa
Ke depan, Izdihar menargetkan untuk meraih juara pertama pada kompetisi selanjutnya. Ia juga berpesan kepada mahasiswa agar tidak takut mencoba dan menghadapi kegagalan.
Menurutnya, setiap kekalahan merupakan bagian dari proses belajar menuju keberhasilan.
Penulis: Salwa Rizky Awalya


















